PENGARUH EDUKASI KEUANGAN SYARIAH BSI TERHADAP MINAT INVESTASI E-EMAS PADA WARGA DESA SAWAHAN
DOI:
https://doi.org/10.62490/iqtishodiah.v8i1.2266Keywords:
Bank Syariah Indonesia ., Keuangan Syariah, InvestasiAbstract
Rendahnya literasi keuangan syariah di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan, menjadi tantangan tersendiri dalam mendorong partisipasi masyarakat pada produk investasi berbasis syariah seperti emas digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi keuangan syariah BSI terhadap minat investasi e-mas pada warga Desa Sawahan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten. Penelitian ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 26252 UIN Raden Mas Said Surakarta yang dilaksanakan pada 9 Juli 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 37 responden dari total populasi 51 orang, yang terdiri atas anggota PKK dan pelaku UMKM Dusun 1. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan setelah kegiatan sosialisasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS versi 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi keuangan syariah BSI berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi e-mas pada taraf signifikansi 10% (koefisien jalur = 0,380; T-Statistics = 1,685; P-Values = 0,093), dengan kontribusi pengaruh sebesar 14,5% (R²) dan kategori pengaruh sedang (f² = 0,169). Secara kualitatif, sebanyak 27 dari 37 responden (73%) menyatakan berminat berinvestasi e-mas BSI, terutama karena materi edukasi yang mudah dipahami dan produk yang dapat dicicil, sementara warga yang tidak berminat umumnya terkendala faktor ekonomi personal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi program edukasi keuangan syariah berbasis komunitas di wilayah pedesaan.

